Osis Jurnalistik. Diberdayakan oleh Blogger.
Entri Populer
Label
- Alumni (5)
- Artikel (24)
- Artikel Islami (25)
- Artis (1)
- E-DAY 2014 (1)
- foto (1)
- Lomba Bulan Bahasa (7)
- Menyambut HUT RI (1)
- MOS (2)
- Musik (1)
- Olahraga (1)
- Osis Jurnalistik (25)
- Pengetahuan Islam (5)
- Perpisahan (3)
- Puisi (5)
- Rohis (1)
- Sepuluh Satu (3)
- Teknologi (1)
- XI IA 2 (2012/2013) (1)
Admin
Minggu, 22 Mei 2011
Kata - Kata Bijak (Wise Words)
Dunia Mengajari kita
Bagaimana cara memanfaatkan
Sesuatu yang telah
Ada didepan mata
Tingkah laku kita
Dimasa sekarang adalah
cerminan kita
Di masa yang akan datang
By : Yuricha Angelina
Bagaimana cara memanfaatkan
Sesuatu yang telah
Ada didepan mata
Tingkah laku kita
Dimasa sekarang adalah
cerminan kita
Di masa yang akan datang
By : Yuricha Angelina
Sabtu, 21 Mei 2011
Potret Muslim Cina Terkini
REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING - Berita menggembirakan datang dari Cina beberapa waktu berselang. Pemerintah Komunis Cina berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, kata mereka, sebagai wujud nyata memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.
Menurut seorang pejabat senior State Administration for Religious Affairs (SARA), sebelumnya warga Muslim Cina terkonsentrasi di daerah tertentu. Namun seiring kemajuan ekonomi dan kebutuhan mencari pekerjaan dan mata pencaharian, mereka menyebar ke seantero Cina.
Sejumlah besar Muslim bermigrasi ke kota-kota sejak tahun 1978. Selain perlu lebih banyak rumah ibadah, "Mereka juga membutuhkan tanah pemakaman khusus," kata Wakil Direktur Departemen Islam SARA, Ma Jin, seperti dikutip China Daily milik pemerintah.
Cina termasuk bangsa di luar Arab yang mengenal Islam lebih awal. Ajaran Islam pertama kali tiba di China pada sekitar tahun 615 M.
Disebutkan dalam berbagai literatur sejarah, Khalifah Utsman bin Affan yang menugaskan Sa’ad bin Abi Waqqash untuk membawa ajaran Islam ke daratan Cina. Bahkan beberapa meyakini Sa’ad meninggal dunia di Cina pada tahun 635 M, dan kuburannya dikenal sebagai Geys’ Mazars.
Dia datang pada masa kekaisaran Yung Wei dari Dinasti Tang. Kaisar ini kemudian memerintahkan pembangunan Masjid Huaisheng atau masjid Memorial di Kanton, yang merupakan masjid pertama di daratan Cina.
Ketika Dinasti Tang berkuasa, Cina tengah mencapai masa keemasan, sehingga dengan mudah ajaran Islam tersebar dan dikenal masyarakat Tiongkok.
Menurut seorang pejabat senior State Administration for Religious Affairs (SARA), sebelumnya warga Muslim Cina terkonsentrasi di daerah tertentu. Namun seiring kemajuan ekonomi dan kebutuhan mencari pekerjaan dan mata pencaharian, mereka menyebar ke seantero Cina.
Sejumlah besar Muslim bermigrasi ke kota-kota sejak tahun 1978. Selain perlu lebih banyak rumah ibadah, "Mereka juga membutuhkan tanah pemakaman khusus," kata Wakil Direktur Departemen Islam SARA, Ma Jin, seperti dikutip China Daily milik pemerintah.
Cina termasuk bangsa di luar Arab yang mengenal Islam lebih awal. Ajaran Islam pertama kali tiba di China pada sekitar tahun 615 M.
Disebutkan dalam berbagai literatur sejarah, Khalifah Utsman bin Affan yang menugaskan Sa’ad bin Abi Waqqash untuk membawa ajaran Islam ke daratan Cina. Bahkan beberapa meyakini Sa’ad meninggal dunia di Cina pada tahun 635 M, dan kuburannya dikenal sebagai Geys’ Mazars.
Dia datang pada masa kekaisaran Yung Wei dari Dinasti Tang. Kaisar ini kemudian memerintahkan pembangunan Masjid Huaisheng atau masjid Memorial di Kanton, yang merupakan masjid pertama di daratan Cina.
Ketika Dinasti Tang berkuasa, Cina tengah mencapai masa keemasan, sehingga dengan mudah ajaran Islam tersebar dan dikenal masyarakat Tiongkok.
Robot Laba-Laba dari Kondo Kagaku Gerakan Kakinya Menyerupai Laba-laba Asli
Kondo Kagaku pembuat robot dari Jepang telah meluncurkan robot laba-laba baru dengan enam kaki dan bentuk yang lebih mirip laba-laba, terutama ketika si laba-laba menghentakkan kaki di atas meja seperti dalam video ini.

Robot laba-laba ini memiliki kode model KMR-M6 dan ditargetkan untuk para penggemar robot, peneliti /edukasi, dan orang-orang yang ingin menakut-nakuti orang lain juga bisa hehe.
Masing-masing kakinya memiliki dua motor servo ICS KRS Kondo-2552HV – satu untuk rotasi horisontal dan satu lagi untuk gerakan vertikal. Bot ini tampaknya memiliki ground clearance maksimum sekitar 4 inci.
Panel kontrol Kondo RCB-4HV mengarahkan gerakan kaki, dan baterai 10.8V 800mAh Ni-MH untuk pasokan listrik . Pengguna dapat menambahkan rakitan kaki tambahan untuk membuat laba-laba yang lebih sangar.
Robot akan dipasarkan pada bulan Mei untuk sekitar $ 880, mungkin akan menemukan banyak penggemar di kalangan pengguna kit robot Kondo KHR humanoid.
Robot laba-laba ini memiliki kode model KMR-M6 dan ditargetkan untuk para penggemar robot, peneliti /edukasi, dan orang-orang yang ingin menakut-nakuti orang lain juga bisa hehe.
Masing-masing kakinya memiliki dua motor servo ICS KRS Kondo-2552HV – satu untuk rotasi horisontal dan satu lagi untuk gerakan vertikal. Bot ini tampaknya memiliki ground clearance maksimum sekitar 4 inci.
Panel kontrol Kondo RCB-4HV mengarahkan gerakan kaki, dan baterai 10.8V 800mAh Ni-MH untuk pasokan listrik . Pengguna dapat menambahkan rakitan kaki tambahan untuk membuat laba-laba yang lebih sangar.
Robot akan dipasarkan pada bulan Mei untuk sekitar $ 880, mungkin akan menemukan banyak penggemar di kalangan pengguna kit robot Kondo KHR humanoid.
Jumat, 20 Mei 2011
ALLAH mengetahul apa yg kamu butuhkan
Jangan meminta sesuatu kepada makhluk, sebab mereka adalah makhluk yg lemah dan fakir. Mereka tidak dapat memberikan manfaat dan mendatangkan madarat, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Bersabarlah bersama ALLAH SWT jangan tergesa-gesa, jangan bersikap kikir dan jangan berburuk sangka kepada-NYA. Sesungguhnya DIA lebih menyayangi dirimu daripada dirimu sendiri. Hendaklah engkau menerima ketetapan ALLAH SWT karena DIA lebih mengetahui, tidak semua kemaslahatan harus diperlihatkan-NYA kepada kalian.
ALLAH SWT berfirman, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (al-Baqarah 216). Dalam ayat lain ALLAH SWT berfirman, "Dan ALLAH menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya" (an-Nahl 8). Pada ayat lain ALLAH SWT berfirman, "Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit" (al-Isra 85). (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
ALLAH SWT berfirman, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (al-Baqarah 216). Dalam ayat lain ALLAH SWT berfirman, "Dan ALLAH menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya" (an-Nahl 8). Pada ayat lain ALLAH SWT berfirman, "Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit" (al-Isra 85). (Syaikh Abdul Qadir Jailani)
Senin, 16 Mei 2011
Buku Pelajaran Sejarah di Sekolah Tidak Fair Menjelaskan Sejarah
Pengarang buku ‘Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara’, Artawijaya mempertanyakan kredebilitas pemerintah perihal buku pelajaran sejarah yang ada di sekolah-sekolah. Hal ini terkait mengenai fakta dan data keberadaan Yahudi dan Freemasonry di Indonesia yang luput dari buku-buku pelajaran tersebut.
“Harus dipertanyakan ke pemerintah mengapa jaringan Freemasonry yang sudah mengakar ratusan tahun di negeri ini tidak masuk dalam buku buku sejarah.” Kata Artawijaya kepada Eramuslim.com, Senin, 16/05/2011.
Padahal berdasarkan penelitian dan penulusurannya, banyak para petinggi negeri ini yang masuk ke lingkaran Yahudi. Katakanlah Boedi Utomo, Ki Hajar Dewantara, Kapolri pertama Soekanto, pelukis terkenal Raden Saleh, termasuk elit Keraton seperti Sultan Hamengkubuwono ke VIII.
“Tidak sedikit dari elit nasional pada masa lalu, termasuk elit keraton, yang masuk sebagai anggota Freemason. Kenapa tidak pernah diungkap?” sambung penulis yang pernah mengenyam pendidikan di Pesantren Persis Bangil ini.
Menurut Th. Stevens dalam bukunya “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962”, keberadaan freemasonry di Nusantara memang sudah sangat lama.
Loge yang pertama kali dibangun di Batavia oleh Albertus van der Parra (1761-1775), bernama “La Choisie" (Terpilih) atas prakarsa Joan Cornelis Radermacher. Setelah itu di bangun pula pada bulan November 1767 di Batavia sebuah loge baru bernama “La Fidele Sincerite”.
Kini pada perkembangannya, Boedi Oetomo yang menjadi basis kekuatan Yahudi di Jawa menjadi akar dari Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan tiap tanggal 20 Mei.
Begitu pun dengan Hari Pendidikan Nasional yang didasari akan tanggal lahir Ki Hajar Dewantara yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Padahal menurut Artawijaya, Boedi Oetomo dan Ki Hajar Dewantara adalah bagian dari Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara.
Kita ketahui bersama, akhir-akhir ini gerakan Yahudi di Indonesia menjadi perbincangan hangat di media massa. Jika di Amerika ada AIPAC yang menjadi jembatan kepentingan Zionis Israel dengan negara Amerika serikat, di Indonesia telah berdiri IIPAC pada tahun 2002. IIPAC bersama Komunitas Yahudi Indonesia menjadi dua lembaga yang gencar menyuarkan perayaaan Hari jadi Negara Zionis Israel ke 63 di Jakarta.
Zionisme sendiri adalah sebuah gerakan politik kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Dengan mengusung ideologi rasis-diksrimintaif, Zionisme Israel melakukan perampasan paksa Tanah Palestina.
Akhirnya, pada tanggal 14 Mei 1948 David Ben Gurion memproklamasikan berdirinya sebuah negara Yahudi di tanah Palestina yang disebutnya dengan nama Israel. (pz)
copas from:Eramuslim.com
“Harus dipertanyakan ke pemerintah mengapa jaringan Freemasonry yang sudah mengakar ratusan tahun di negeri ini tidak masuk dalam buku buku sejarah.” Kata Artawijaya kepada Eramuslim.com, Senin, 16/05/2011.
Padahal berdasarkan penelitian dan penulusurannya, banyak para petinggi negeri ini yang masuk ke lingkaran Yahudi. Katakanlah Boedi Utomo, Ki Hajar Dewantara, Kapolri pertama Soekanto, pelukis terkenal Raden Saleh, termasuk elit Keraton seperti Sultan Hamengkubuwono ke VIII.
“Tidak sedikit dari elit nasional pada masa lalu, termasuk elit keraton, yang masuk sebagai anggota Freemason. Kenapa tidak pernah diungkap?” sambung penulis yang pernah mengenyam pendidikan di Pesantren Persis Bangil ini.
Menurut Th. Stevens dalam bukunya “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962”, keberadaan freemasonry di Nusantara memang sudah sangat lama.
Loge yang pertama kali dibangun di Batavia oleh Albertus van der Parra (1761-1775), bernama “La Choisie" (Terpilih) atas prakarsa Joan Cornelis Radermacher. Setelah itu di bangun pula pada bulan November 1767 di Batavia sebuah loge baru bernama “La Fidele Sincerite”.
Kini pada perkembangannya, Boedi Oetomo yang menjadi basis kekuatan Yahudi di Jawa menjadi akar dari Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan tiap tanggal 20 Mei.
Begitu pun dengan Hari Pendidikan Nasional yang didasari akan tanggal lahir Ki Hajar Dewantara yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Padahal menurut Artawijaya, Boedi Oetomo dan Ki Hajar Dewantara adalah bagian dari Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara.
Kita ketahui bersama, akhir-akhir ini gerakan Yahudi di Indonesia menjadi perbincangan hangat di media massa. Jika di Amerika ada AIPAC yang menjadi jembatan kepentingan Zionis Israel dengan negara Amerika serikat, di Indonesia telah berdiri IIPAC pada tahun 2002. IIPAC bersama Komunitas Yahudi Indonesia menjadi dua lembaga yang gencar menyuarkan perayaaan Hari jadi Negara Zionis Israel ke 63 di Jakarta.
Zionisme sendiri adalah sebuah gerakan politik kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Dengan mengusung ideologi rasis-diksrimintaif, Zionisme Israel melakukan perampasan paksa Tanah Palestina.
Akhirnya, pada tanggal 14 Mei 1948 David Ben Gurion memproklamasikan berdirinya sebuah negara Yahudi di tanah Palestina yang disebutnya dengan nama Israel. (pz)
copas from:Eramuslim.com
Langganan:
Postingan (Atom)
